
Daftar Isi
1. Alkohol
2. Daging olahan
3. Makanan gorengan
4. Makanan manis
5. Camilan tinggi garam
Jakarta, Laboite Cafe Indonesia
—
Menjaga
penampilan
ternyata bukan hanya soal
perawatan
kulit
atau penggunaan skincare. Apa yang dikonsumsi setiap hari juga disebut dapat memengaruhi kondisi kulit hingga membuat wajah terlihat lebih tua.
Hal tersebut diungkapkan oleh dokter bedah plastik asal Korea Selatan, Choi Hyun-nam, yang baru-baru ini menjadi perbincangan di media sosial. Dalam daftar yang ia bagikan, ada lima jenis makanan dan minuman yang menurutnya dapat membuat penampilan wajah tampak kurang menarik karena memicu pembengkakan, jerawat, hingga penuaan dini.
Meski demikian, Choi menegaskan makanan-makanan tersebut tidak mengubah struktur wajah seseorang. Dampaknya lebih berkaitan dengan kualitas kulit dan tampilan wajah yang dapat berubah seiring waktu apabila dikonsumsi secara berlebihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut lima makanan dan minuman yang masuk dalam daftar tersebut, melansir
VNExpress
:
1. Alkohol
Alkohol menempati urutan pertama dalam daftar Choi. Menurutnya, minuman beralkohol dapat menyebabkan kulit kehilangan cairan sehingga tampak lebih kering dan kusam.
Tak hanya itu, alkohol juga disebut dapat melemahkan lapisan pelindung kulit sehingga proses penuaan berlangsung lebih cepat. Konsumsi alkohol berlebihan juga dinilai dapat mengganggu fungsi hati yang pada akhirnya membuat warna kulit tampak lebih gelap.
2. Daging olahan
Daging olahan, seperti ham dan sosis, berada di posisi kedua.
Choi menjelaskan bahwa produk daging olahan umumnya mengandung natrium, lemak jenuh, serta berbagai bahan tambahan dalam jumlah tinggi. Kombinasi tersebut berpotensi meningkatkan peradangan di dalam tubuh dan mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan pada kulit.
3. Makanan gorengan
Di urutan ketiga terdapat makanan yang digoreng, mulai dari ayam goreng, kentang goreng, hingga donat.
Menurut Choi, makanan yang tinggi minyak dan lemak dapat memicu timbulnya jerawat pada sebagian orang. Selain itu, konsumsi berlebihan juga dikaitkan dengan kulit yang terlihat lebih kusam dan kehilangan kesegarannya.
4. Makanan manis
Kue, pastry, hingga camilan manis yang sedang tren juga masuk dalam daftar.
Choi mengatakan konsumsi gula berlebihan dapat merusak kolagen, yaitu protein yang berperan menjaga kulit tetap kencang dan elastis. Ketika kolagen berkurang, kulit berisiko lebih cepat kehilangan kekencangan dan mulai menunjukkan tanda-tanda penuaan.
5. Camilan tinggi garam
Posisi kelima ditempati camilan asin, seperti mi instan, keripik kentang, dan biskuit berbumbu. Meski berada di urutan terakhir, Choi mengingatkan bahwa kandungan natrium yang tinggi dapat menyebabkan retensi cairan.
Akibatnya, wajah terlihat lebih bengkak atau sembap, terutama setelah mengonsumsi makanan tersebut dalam jumlah banyak.
Meski daftar ini menarik perhatian publik, bukan berarti kelima jenis makanan dan minuman tersebut harus dihindari sepenuhnya. Kuncinya tetap pada pola makan yang seimbang dan konsumsi dalam jumlah wajar. Dengan menjaga asupan nutrisi, memenuhi kebutuhan cairan, serta menerapkan gaya hidup sehat, kesehatan kulit dan penampilan wajah pun dapat tetap terjaga.
(tis/tis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Laboite Cafe]
Baca lagi: Daftar Fenomena Langit Juli, Aphelion Hingga Hujan Meteor
Baca lagi: The All-New Lexus ES Bersiap Bawa Evolusi Sedan Mewah Ke Tanah Air
Baca lagi: Hashim Djojohadikusumo Resmi Diangkat Jadi Komisaris Utama WIFI



33 Responses
Terima kasih sudah membagikan artikel ini. Saya menambahkan halaman ini ke bookmark, dan sebagai pelengkap saya juga menyimpan https://wakelet.com/@King8874860.
Berhasil mengangkat isu biasa menjadi bahan diskusi tingkat tinggi yang menarik.https://www.kufirst.center.ku.ac.th/screening-of-halophilic-bacteria-and-product-characteristic-from-salty-fermented-fish-pla-ra/
Sangat direkomendasikan untuk para pelaku industri yang membutuhkan navigasi bisnis yang akurat https://www.kufirst.center.ku.ac.th/covid-19fiku/
Artikel ini adalah standar tertinggi dari sebuah karya tulis digital yang edukatif http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9324-2/
Gak nyesel luangin waktu buat baca ini. Gudang ilmu banget! Terima kasih banyak atas pencerahannya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/gms8-2/
Sebuah bacaan wajib! Isinya penuh dengan insight berharga yang gak bakal ditemuin di tempat lain https://www.kufirst.center.ku.ac.th/foodsafetyseries2021_1/
Keren ulasannya, daging semua! Pas banget nih, barusan gw juga baca materi yang sepemahaman di http://e-vote.pepper.jp/business/266.html lumayan buat bahan bacaan ekstra.
Penulisan artikelnya sangat runut sehingga mudah dipahami. Saya juga ingin berbagi tautan https://app01-stl1.theoldreader.com/profile/51423411da564d764c000003?page=11 di sana ada tulisan serupa yang bisa dijadikan rujukan tambahan.
Pemaparan dalam artikel ini sangat terstruktur dan menambah wawasan saya secara signifikan. Sebagai referensi komparatif, tautan https://magic.ly/desking/Petualangan-Rasa:-Menjelajahi-Keajaiban-Kuliner-di-Era-Modern juga menyajikan kajian yang selaras dan patut untuk disimak.
Ini adalah definisi konten yang berfaedah. Bersih dari clickbait dan murni fokus pada manfaat http://www.kufirst.center.ku.ac.th/ku-firstwebinar2021/ saya sangat suka
Artikel ini wajib dibagikan ke banyak orang karena tingkat kemanfaatannya yang luar biasa http://www.kufirst.center.ku.ac.th/9843-2/
Sebuah pencapaian tulisan yang patut ditiru oleh edukator lain di seluruh penjuru negeri http://www.kufirst.center.ku.ac.th/news-and-publicity/page/9/
Artikel ini menolak simplifikasi yang dangkal, melainkan mengajak pembaca menelisik lapisan demi lapisan masalah https://www.kufirst.center.ku.ac.th/9762-4/ saya sangat suka ini
Penulis berhasil menyingkirkan teori tak berguna dan langsung menyodorkan inti tindakan yang berdampak besar http://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%A1%E0%B8%B2%E0%B8%95%E0%B8%A3%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A3%E0%B9%83%E0%B8%99%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A3%E0%B8%84%E0%B8%A7%E0%B8%9A%E0%B8%84%E0%B8%B8%E0%B8%A1/
Mantul min artikelnya, ngebuka wawasan banget. Oiya, buat yang mau explore lebih jauh soal ini, coba meluncur ke https://pxhere.com/pl/photographer/4505044 deh, lengkap parah!
Artikel ini adalah sebuah petualangan logika yang memaksa kita mempertanyakan kembali kemapanan teori lama https://www.kufirst.center.ku.ac.th/post3/ kedua artikel ini memiliki daya tarik nya sendiri
Artikel yang sangat informatif dan disusun dengan rapi. Sebagai tambahan wawasan, teman-teman juga bisa mengecek situs https://pxhere.com/it/photographer/4505044 karena materi di sana cukup relevan.
Pembahasan yang mencerahkan! Untuk pembaca lain yang mungkin membutuhkan literatur tambahan dengan tema yang sama, silakan kunjungi https://www.haikudeck.com/presentations/UH42uHBbIb.
Tulisan yang mengedukasi dan membuka perspektif baru bagi pembacanya. Bila berkenan, kunjungi pula https://www.speedrun.com/users/epicureannycom/about yang mengulas diskursus terkait dengan cukup tajam.
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke http://patch.couture.blog.free.fr/index.php?post/2011/02/23/Bienvenue-sur-mon-blog&pub=1 deh, lumayan nambah wawasan.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://mat.ufcg.edu.br/ocm/cartaz_ocm_2019/?unapproved=113247 juga mengulas hal serupa.
Penulis berhasil mempertahankan konsistensi metodologis yang disiplin di sepanjang pemaparan tesisnya https://www.lib.cet.ac.il/PAGES/sub.asp?item=12727&rel=1
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://www.newswire.co.kr/?md=A10&act=article&no=1323 juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Artikel ini menawarkan strategi adaptasi yang sangat visioner di tengah ketidakpastian iklim industri saat ini https://www.israelnationalnews.com/news/346406
Melalui artikel ini, pembaca diajak untuk menyelami proses transmisi keilmuan yang berbasis pada penalaran logis dan data empiris https://jewishvirtuallibrary.org/links-bibliography-of-related-websites
Penulis secara metodologis mampu mengurai kompleksitas fenomena menjadi variabel-variabel yang terukur dan logis http://savetrestles.surfrider.org/2008/01/letter-to-governor-written-by-beloved.html
Artikel ini memberikan kepuasan intelektual yang seutuhnya bagi pembaca yang mengutamakan kedalaman data di atas tren sesaat https://magic.ly/erpeeee/Fokus-pada-Kemenangan
Penulis secara ksatria menyajikan analisis kausalitas yang disiplin, menjauhkan pembaca dari konklusi yang bersifat spekulatif https://artdaily.cc/news/119405/Tennis-tips-to-make-your-life-easier
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299705 deh, lumayan nambah wawasan.
Artikel yang sangat bermanfaat, bahasanya ringan tapi ngena. Oh ya, buat yang mau eksplor lebih jauh bisa cek https://kldp.org/comment/262784 rekomen banget buat nambah referensi.
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=289210 juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Pembahasan yang sangat relevan sama kondisi sekarang. Kalau mau cari perbandingan artikel, di https://dl.nanet.go.kr/detail/NONB1201001143 juga ada ulasan yang komprehensif banget.
Penjelasannya bikin melek banget, bahasanya juga santai. Buat yang mau deep dive soal ginian, coba buka https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=302856 di sana ulasannya lumayan ngebantu.