
Daftar Isi
Apakah ibu menyusui boleh minum kopi?
Bagaimana kafein masuk ke dalam ASI?
Sumber kafein selain kopi
Jakarta, Laboite Cafe Indonesia
—
Ibu
menyusui
sering kali menerima berbagai pantangan terkait
makanan
dan
minuman
yang boleh dikonsumsi. Salah satu yang paling sering dipertanyakan adalah kopi dan minuman berkafein.
Tak sedikit ibu khawatir bahwa kafein yang dikonsumsi dapat masuk ke dalam ASI dan memengaruhi kondisi bayi. Lalu, sebenarnya apakah ibu menyusui boleh minum kopi?
Apakah ibu menyusui boleh minum kopi?
Secangkir kopi di pagi hari sering menjadi andalan untuk membantu mengatasi rasa lelah dan kurang tidur, terutama pada masa-masa awal mengasuh bayi. Kabar baiknya, ibu menyusui tetap boleh minum kopi selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip
Medical News Today
, kafein umumnya aman dikonsumsi oleh ibu menyusui dalam jumlah sedang. Menurut Dr. Thomas Hale dalam buku Medications and Mothers’ Milk, kafein termasuk zat dengan risiko rendah bagi ibu menyusui. Hanya sekitar 1 persen kafein yang dikonsumsi ibu yang masuk ke dalam ASI, sehingga jumlahnya tergolong kecil dan tidak membahayakan bayi.
Temuan ini juga didukung oleh sebuah penelitian pada 2012 yang melibatkan 885 bayi di Brasil. Studi tersebut tidak menemukan pengaruh signifikan terhadap kualitas tidur bayi usia 3 bulan yang disusui oleh ibu dengan konsumsi kafein.
Meski demikian, konsumsi kafein tetap perlu dibatasi. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyarankan ibu menyusui untuk membatasi asupan kafein hingga 300 miligram (mg) per hari. Jumlah tersebut setara dengan sekitar dua hingga tiga cangkir kopi.
CDC juga mencatat bahwa konsumsi kafein berlebihan, misalnya lebih dari 10 cangkir kopi per hari, dapat menyebabkan bayi menjadi lebih rewel, gelisah, dan sulit tidur.
Kadar kafein dalam ASI biasanya mencapai puncaknya sekitar satu hingga dua jam setelah ibu mengonsumsi kopi. Karena itu, ibu dapat memperhatikan respons bayi pada rentang waktu tersebut untuk melihat apakah muncul tanda-tanda sensitivitas terhadap kafein.
Bagaimana kafein masuk ke dalam ASI?
Healthline
menjelaskan bahwa sekitar 1 persen dari total kafein yang dikonsumsi ibu akan masuk ke dalam ASI.
Hal ini terlihat dalam sebuah studi terhadap 15 ibu menyusui yang mengonsumsi minuman dengan kandungan kafein antara 36-335 mg. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hanya sekitar 0,06-1,5 persen dari dosis kafein yang ditemukan dalam ASI.
Saat dikonsumsi, kafein diserap oleh usus dan masuk ke aliran darah. Selanjutnya, hati akan memproses dan memecahnya menjadi berbagai senyawa yang memengaruhi fungsi tubuh.
Pada orang dewasa yang sehat, kafein biasanya bertahan di dalam tubuh selama tiga hingga tujuh jam. Namun, pada bayi, kafein dapat bertahan jauh lebih lama, yakni sekitar 65-130 jam. Hal ini terjadi karena fungsi hati dan ginjal bayi belum berkembang sempurna untuk memproses zat tersebut secara optimal.
Sumber kafein selain kopi
Meski kopi menjadi sumber kafein yang paling dikenal, ibu menyusui juga perlu memperhatikan asupan kafein dari sumber lain. Beberapa minuman yang mengandung kafein antara lain:
• Minuman energi
• Matcha atau teh hijau
• Teh hitam
• Teh putih
• Minuman bersoda
• Minuman atau makanan berbahan cokelat
Jadi, apakah ibu menyusui boleh minum kopi? Jawabannya adalah boleh. Namun, pastikan konsumsi kafein tetap dalam batas yang dianjurkan agar tidak menimbulkan efek yang tidak diinginkan pada bayi.
(glo/tis)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Laboite Cafe]
Baca lagi: Taylor Swift-Travis Sudah Ajukan Izin Blokir Jalan Area Madison Square
Baca lagi: FOTO: Tom Holland-Zendaya, Antara Promosi Spider-Man dan Foto Couple
Baca lagi: Dirut Telkom Ungkap Masa Depan Infranexia, Jadi IPO?



29 Responses
Artikel seperti ini memang selalu menarik untuk diikuti sampai selesai. http://mail.derechos.org/nizkor/colombia/eng.html
Sangat mencerahkan dan mudah dipahami alurnya. Sebagai pelengkap materi, tautan http://opensource.platon.sk/forum/projects/viewtopic.php?p=12367664 ini juga punya informasi yang sejalan dan patut buat dibaca.
Saya menikmati setiap bagian dari artikel ini. Sebagai tambahan bacaan, Anda juga dapat mengunjungi https://newscut.mprnews.org/2012/06/5x8_-_6412/index.html.
Saya menghargai usaha penulis dalam menyusun artikel ini. Sebagai referensi tambahan, Anda dapat melihat https://issuu.com/hyundaiofalb.
Artikel ini memberikan penjelasan yang cukup jelas tanpa membuat pembaca bingung. Saya juga sempat berkunjung ke https://public-relations-newsroom.yolasite.com/.
Sangat mengesankan! Gaya penulisan yang berkelas, informatif, dan sangat menginspirasi http://mat.ufcg.edu.br/pibid/materiais-bibliograficos/trabalhos-publicados/artigos-completos/
Gak nyesel luangin waktu buat baca ini. Gudang ilmu banget! Terima kasih banyak atas pencerahannya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/gms8-2/
Penulis luar biasa! Bisa menyajikan ilmu sebanyak ini dalam satu artikel yang sangat estetik https://www.kufirst.center.ku.ac.th/pchf6-2/ jadi mulai senang membaca
Tulisan yang sangat bertenaga dan penuh dengan edukasi berbobot. Terima kasih banyak atas ilmunya, Penulis https://www.kufirst.center.ku.ac.th/molecularcookingsociety2021/
Artikel ini dapet nilai 10/10 dari saya. Isinya murni ilmu berharga http://www.kufirst.center.ku.ac.th/category/news/page/101/ penyampaian pesan nya pun saya baik
Struktur yang rapi dengan penyampaian ilmu yang sangat berkelas. Salut http://www.kufirst.center.ku.ac.th/8501-2/ dan mudah banget buat dipahami dari tulisan nya
Benar-benar mencerahkan pikiran yang sedang buntu. Artikel yang sangat berguna https://www.kufirst.center.ku.ac.th/kufirstwebinarfoodsafetyseries1/
Insightful banget bacanya pagi-pagi gini. Kalau ada yang penasaran sama studi kasus lainnya, coba deh intip https://www.sitelike.org/similar/baligubadlemedia.com/ di situ lengkap juga.
Penulis mengemas langkah-langkah mitigasi risiko secara gamblang, membuat pembaca merasa aman mengeksekusinya https://www.kufirst.center.ku.ac.th/the-key-points-from-development-to-commercially-available-product-2/
Penulis berhasil menyingkirkan teori tak berguna dan langsung menyodorkan inti tindakan yang berdampak besar http://www.kufirst.center.ku.ac.th/%E0%B8%A1%E0%B8%B2%E0%B8%95%E0%B8%A3%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A3%E0%B9%83%E0%B8%99%E0%B8%81%E0%B8%B2%E0%B8%A3%E0%B8%84%E0%B8%A7%E0%B8%9A%E0%B8%84%E0%B8%B8%E0%B8%A1/
Top banget artikelnya! Nggak nyesel nyempetin waktu buat baca. Barangkali butuh bacaan tambahan, referensi dari https://web.ggather.com/epicureannycom juga patut buat dicek.
Keren artikelnya, penyampaiannya asik dan bikin gampang nangkep maksudnya. Buat nambah-nambah referensi, website https://www.investagrams.com/profile/epicureannycom/ juga ngobrolin topik yang persis kayak gini.
Terima kasih sudah membagikan artikel yang informatif seperti ini. Buat yang ingin melihat sudut pandang lain, saya juga menemukan https://no.gta5-mods.com/users/epicureannycom yang cukup menarik.
Artikel ini adalah sebuah petualangan logika yang memaksa kita mempertanyakan kembali kemapanan teori lama https://www.kufirst.center.ku.ac.th/post3/ kedua artikel ini memiliki daya tarik nya sendiri
Sebuah tulisan yang tidak hanya mentransfer informasi, tetapi juga membentuk ulang cara kita memandang dunia https://www.kufirst.center.ku.ac.th/brownie_aiku/
Apresiasi saya untuk penulis karena telah menyajikan informasi yang sangat berharga. Saya turut melampirkan https://mez.ink/epicureannycom yang kebetulan memiliki muatan informasi sejenis untuk memperkaya literatur kita.
Penjelasan di sini gampang banget dicerna dan to the point. Kalau ada yang mau cari sudut pandang tambahan seputar tema ini, coba deh mampir ke http://webpark1181.sakura.ne.jp/wp/wpMimura/?p=126 juga.
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke http://patch.couture.blog.free.fr/index.php?post/2011/02/23/Bienvenue-sur-mon-blog&pub=1 deh, lumayan nambah wawasan.
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di https://www.video-bookmark.com/tag/crypto-signals-telegram/ juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Makasih min infonya, ngebantu banget buat tugas saya. Kebetulan sumber lain yang saya pakai dari https://mat.ufcg.edu.br/ocm/cartaz_ocm_2019/?unapproved=113247 juga mengulas hal serupa.
Penulis menggunakan perumpamaan kontemporer yang sangat jenius untuk menjelaskan konsep yang abstrak https://www.lib.cet.ac.il/pages/sub.asp?item=5604&type=site&rel=1 jadi mudah untuk di pahami dari keseluruhan nya
Sebuah kajian yang sangat objektif; penulis berhasil menjauhkan tulisan ini dari bias personal demi menjaga kesucian ilmu https://www.bly.com/blog/general/sifting-the-toads-from-the-frogs/
Artikel seperti ini selalu menarik untuk disimpan. Selain halaman ini, saya juga bookmark [https://sites.bc.edu/uncommonsense/2022/04/27/oh-she-gotta-head-full-of-hair-thesis-michael-tomlin/](https://sites.bc.edu/uncommonsense/2022/04/27/oh-she-gotta-head-full-of-hair-thesis-michael-tomlin/).
Gak nyangka bakal bahas sedetail ini, salut buat penulisnya! Oh iya, kemarin-kemarin saya juga nemu info yang pas banget ngebahas ginian di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=288639.