
Jakarta, Laboite Cafe Indonesia
—
Cokelat
identik dengan
camilan
manis yang bisa dinikmati kapan saja, termasuk malam hari. Tapi, tak banyak menyadari bahwa makanan ini juga ternyata mengandung
kafein
.
Cokelat sendiri dibuat dari biji kakao (
cocoa beans
), yang secara alami mengandung dua senyawa stimulan, yakni kafein dan teobromin.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip
National Institutes of Health
, kedua senyawa tersebut bekerja merangsang sistem saraf. Namun, efek teobromin cenderung lebih ringan dibandingkan kafein.Kombinasi keduanya inilah yang diduga menjadi salah satu alasan mengapa sebagian orang merasa lebih segar atau lebih berenergi setelah mengonsumsi cokelat.
Meski begitu, kandungan kafein pada cokelat tidak sebesar pada kopi. Mengutip jurnal
LactMed
yang dipublikasikan pada NCBI menjelaskan bahwa semua cokelat yang mengandung padatan kakao (
cocoa solids
) memiliki kafein dalam jumlah tertentu. Semakin tinggi kandungan kakao, semakin tinggi pula kadar kafeinnya.
Sebaliknya, cokelat putih hampir tidak mengandung kafein. Pasalnya, cokelat putih dibuat dari
cocoa
butter
atau lemak kakao, bukan padatan kakao yang menjadi sumber utama kafein.
Perbedaan kandungan kafein ini juga terlihat pada masing-masing jenis cokelat. Mengutip data United States Department of Agriculture (USDA), sekitar 28 gram
dark chocolate
mengandung sekitar 12-24 miligram kafein. Sementara itu, sekitar 43 gram
milk
chocolate
mengandung sekitar 9 miligram kafein.
Sebagai perbandingan, secangkir kopi seduh umumnya mengandung sekitar 80-100 miligram kafein, sehingga kadar kafein pada cokelat relatif jauh lebih rendah.
Meski jumlahnya kecil, kafein dalam cokelat tetap bisa memberi efek pada sebagian orang, terutama mereka yang sensitif terhadap kafein atau mengonsumsinya dalam jumlah banyak menjelang waktu tidur.
Karena itu, jika Anda mudah sulit tidur setelah mengonsumsi makanan atau minuman berkafein, tak ada salahnya memperhatikan jenis dan jumlah cokelat yang dikonsumsi, terutama dark chocolate dengan kadar kakao yang tinggi.
(anm/asr)
Add
as a preferred
source on Google
[Gambas:Video Laboite Cafe]
Baca lagi: Pengakuan Pengidap Kanker Paru soal Gejala Awal yang Dialami
Baca lagi: Satgas PRR Perkuat Struktur Jembatan Enang-Enang Penuhi Aspirasi Warga
Baca lagi: Bolehkah Makan Cokelat Setiap Hari? Ini Dampaknya bagi Tubuh



13 Responses
Wah, gila sih penjelasannya clear banget! Btw, kemaren gw juga nemu referensi tambahan di https://kldp.org/comment/262975 bahasannya mirip-mirip dan oke juga buat dibaca.
Terima kasih atas informasinya, ulasan di atas sangat membantu saya memahami topik ini. Kebetulan saya juga menjumpai https://kldp.org/comment/262788 yang mengupas bahasan sejenis dengan mendetail.
Tulisan ini berhasil memantik ruang diskusi yang inklusif dan mencerahkan di antara sesama pemburu ilmu pengetahuan. https://fr.wikipedia.org/wiki/Sport_au_Mexique
Artikel ini memberikan kepuasan intelektual yang seutuhnya bagi pembaca yang mengutamakan kedalaman data di atas tren sesaat https://magic.ly/erpeeee/Fokus-pada-Kemenangan
Penulis secara ksatria menyajikan analisis kausalitas yang disiplin, menjauhkan pembaca dari konklusi yang bersifat spekulatif https://artdaily.cc/news/119405/Tennis-tips-to-make-your-life-easier
Narasi yang dibangun memiliki karakteristik sebagai dokumen referensi utama yang akan tetap relevan melintasi linimasa zaman http://www.geocities.ws/s/e/server2/homestead/heartland/Acres/1793/2dex.html
Artikel ini menyodorkan alternatif penyelesaian masalah yang sangat efisien dari sudut pandang analisis biaya dan manfaat (cost-benefit http://foobar2000.xrea.jp/index.php?General/%E8%A1%A8%E7%A4%BA%E7%B3%BB
Ini adalah manifestasi konkret dari sebuah karya ilmiah yang menjunjung tinggi kode etik, objektivitas, dan integritas literasi https://relationes.twoday.net/stories/2452216/
Keren banget artikelnya, nambah insight baru hari ini. Buat kawan-kawan yang kepo soal topik ini, coba mampir juga ke https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=299705 deh, lumayan nambah wawasan.
Informatif parah! Akhirnya paham juga sama materi ini. Sekadar nambahin aja, di https://www.newswire.co.kr/newsRead.php?no=289210 juga ada ulasan yang gak kalah seru soal isu ini.
Saya mengapresiasi cara penulis menyampaikan informasi secara runtut. Referensi lain yang saya gunakan berasal dari [https://www.techmeme.com/080924/p16](https://www.techmeme.com/080924/p16).
Saya suka membaca artikel yang memberikan informasi tanpa berlebihan. Saya juga sempat menjelajahi [https://us-southeast-1.linodeobjects.com/convert-your-ira-to-gold/buy-gold-within-your-ira-and-store-it-at-home-15/converting-gold-ira-into-bitcoin.html](https://us-southeast-1.linodeobjects.com/convert-your-ira-to-gold/buy-gold-within-your-ira-and-store-it-at-home-15/converting-gold-ira-into-bitcoin.html).
Wah baru kepikiran soal perspektif ini. Makasih admin udah nulis. Tadi sempet browsing juga dan ternyata https://dl.nanet.go.kr/detail/PAMP1000027219 ngebahas hal yang lumayan mirip.